Laman

Minggu, 23 Juni 2013

Gatal Pada Bibir Vagina

 Gatal Pada Bibir Vagina ~  Hati Hati jika anda mengalami gejala semacam ini, sebab gejala semacam ini merupakan gejala dari penyalit Herpes genital,yang secara medis belum ada obatnya.
Penyakit Herpes Genital penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2.

HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin, kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata).


Penyakit Kelamin Herpes Genitalis
Herpes Genetalis adalah infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama di bagian kelamin (vagina, penis, termasuk dubur/anus serta pantat dan pangkal paha/selangkangan) yang disebabkan virus herpes simplex (VHS).

Laki-laki yang tidak sunat, lebih berisiko terkena penyakit herpes genitalis dibandingkan lelaki yang disunat. Lelaki yang tidak disunat selaput lendirnya tipis. Sedangkan kalau sudah disunat selaput lendirnya tebal, menjadi kulit biasa, sehingga relatif lebih sulit tertular.





Gejala Menderita Herpes Genital

Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 hari setelah terinfeksi berupa gatal, kesemutann dan sakit. Lalu muncul ruam, bercak kemerahan kecil, diikuti sekumpulan lepuhan kecil terasa nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka melingkar.
 Luka yang biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Selain itu, penderita mengalami kesulitan berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Luka baru akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut.

Gejala lain berupa kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar.
Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan terkadang disertai dengan demam dan tidak enak badan.


Penyakit Kelamin Herpes Genitalis

Pada pria, lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis, termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pada wanita, lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus, maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum.
Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.

Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.

Pengobatan

Secara Medis Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin, biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.
Pengobatan ditujukan untuk mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Tujuan lain, meringankan gejala pada fase awal.












   




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.